OIER

Roblox Bagi Mahasiswa: Hiburan atau Penghambat Skripsi?

CIREBON (PIPD) – Roblox bagi mahasiswa kini menjadi topik yang semakin sering diperbincangkan di kalangan mahasiswa tingkat akhir. Di tengah tuntutan menyelesaikan skripsi, banyak mahasiswa memilih bermain Roblox sebagai cara melepas penat setelah berjam-jam mengerjakan penelitian, menghadapi revisi, hingga mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Namun, muncul pertanyaan yang menarik, apakah Roblox membantu mengurangi stres atau justru menjadi penghambat produktivitas?

Roblox Mahasiswa Kini Bukan Hal yang Asing

Selama ini Roblox dikenal sebagai permainan yang identik dengan anak-anak. Namun, perkembangan komunitas pemain membuat anggapan tersebut mulai berubah. Saat ini, Roblox dimainkan oleh berbagai kelompok usia, termasuk mahasiswa.

Menurut Roblox Corporation, platform ini menyediakan jutaan pengalaman virtual yang dibuat oleh komunitas dari seluruh dunia. Pengguna tidak hanya dapat memainkan berbagai jenis permainan, tetapi juga membuat game sendiri melalui Roblox Studio. Genre yang tersedia pun sangat beragam, mulai dari simulasi kehidupan, strategi, petualangan, hingga permainan edukatif.

Selain itu, fitur bermain bersama (multiplayer) membuat Roblox menjadi ruang sosial digital yang memungkinkan mahasiswa tetap terhubung dengan teman-temannya di sela aktivitas akademik.

Mengapa Roblox Digemari Mahasiswa Tingkat Akhir?

Menyusun skripsi merupakan proses yang membutuhkan konsentrasi, kesabaran, dan waktu yang panjang. Revisi yang berulang, pencarian referensi ilmiah, hingga pengolahan data sering kali membuat mahasiswa mengalami kejenuhan.

Oleh karena itu, banyak mahasiswa mencari hiburan sebagai cara untuk mengurangi tekanan tersebut. Salah satunya adalah bermain Roblox.

Menurut American Psychological Association (APA), aktivitas rekreasi yang dilakukan secara seimbang dapat membantu menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kesejahteraan psikologis (American Psychological Association, 2023). Artinya, bermain game tidak selalu berdampak negatif selama dilakukan secara bijak dan tidak mengganggu tanggung jawab utama.

Tidak sedikit mahasiswa yang menjadikan Roblox sebagai bentuk reward. Mereka bermain selama beberapa menit setelah berhasil menyelesaikan target harian, seperti menulis satu subbab skripsi atau menyelesaikan revisi dari dosen pembimbing.

Kapan Roblox Menjadi Penghambat Skripsi?

Di sisi lain, Roblox juga dapat menjadi penghambat apabila dimainkan tanpa batas waktu.

Setiap permainan di dalam Roblox memiliki tantangan, hadiah harian, dan sistem pencapaian yang membuat pemain terdorong untuk terus bermain. Tanpa disadari, waktu yang awalnya hanya digunakan untuk beristirahat selama 30 menit dapat berubah menjadi beberapa jam.

Akibatnya, mahasiswa mulai menunda pengerjaan skripsi, melewatkan jadwal konsultasi, bahkan mengurangi waktu istirahat.

World Health Organization (WHO) menjelaskan bahwa gaming disorder merupakan kondisi ketika seseorang kehilangan kendali terhadap kebiasaan bermain sehingga mengganggu pendidikan, pekerjaan, hubungan sosial, maupun aktivitas sehari-hari (World Health Organization, 2019).

Meski demikian, WHO juga menegaskan bahwa tidak semua orang yang bermain game mengalami kondisi tersebut. Dampak negatif baru muncul apabila kebiasaan bermain sudah mengganggu kehidupan sehari-hari.

Bagaimana Agar Roblox Tetap Menjadi Hiburan?

Sebenarnya, permasalahan bukan terletak pada Roblox, melainkan pada cara seseorang mengatur waktu.

Karena itu, mahasiswa perlu memiliki manajemen waktu yang baik agar tetap produktif. Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan.

  • Menyelesaikan target skripsi sebelum bermain.
  • Membatasi waktu bermain sekitar 30–60 menit.
  • Menggunakan alarm sebagai pengingat.
  • Menghindari bermain saat mendekati tenggat waktu.
  • Menjadikan Roblox sebagai hadiah setelah pekerjaan selesai.

Dengan demikian, mahasiswa tetap dapat menikmati hiburan tanpa mengorbankan kewajiban akademiknya.

Roblox Mahasiswa: Hiburan atau Penghambat?

Jawabannya bergantung pada cara setiap mahasiswa memanfaatkan platform tersebut.

Apabila dimainkan secara berlebihan, Roblox dapat memicu prokrastinasi dan membuat penyelesaian skripsi menjadi lebih lambat. Sebaliknya, apabila digunakan secara bijak, Roblox dapat membantu mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, dan mengembalikan fokus sebelum kembali belajar.

Pada akhirnya, keseimbangan menjadi faktor yang paling penting. Hiburan memang dibutuhkan, tetapi tanggung jawab akademik tetap harus menjadi prioritas utama.

Roblox bukan penyebab utama mahasiswa terlambat lulus. Justru, kemampuan mengatur waktu dan disiplin diri menjadi penentu apakah platform ini akan menjadi media refreshing atau malah berubah menjadi penghambat penyelesaian skripsi.